

Kalau kamu sering bepergian melewati wilayah Tangerang, pasti sudah akrab dengan banyaknya akses jalan tol yang menghubungkan daerah ini ke berbagai kota besar di sekitarnya. Tangerang termasuk salah satu kota dengan jaringan tol paling padat di Indonesia, karena letaknya yang strategis di antara Jakarta, Banten, dan jalur utama menuju Jawa bagian barat.
Mengetahui pintu tol Tangerang terdekat bisa membantu kamu menghemat waktu, menghindari kemacetan, dan memilih rute paling efisien. Artikel ini akan membahas secara lengkap dan informatif berbagai pintu tol yang ada di Tangerang, mulai dari tol Jakarta–Tangerang, Jakarta–Merak, Tol Kunciran–Serpong, hingga Tol BSD dan sekitarnya.
Bahasanya santai, tapi isinya padat dan langsung ke inti informasi — supaya kamu bisa cepat tahu dari mana sebaiknya masuk atau keluar tol sesuai tujuan perjalananmu.
Tangerang adalah wilayah penyangga ibu kota yang terus berkembang, baik dari sisi industri, perumahan, maupun kawasan bisnis. Karena itu, pemerintah membangun beberapa jaringan tol utama yang melintasi kota ini untuk memperlancar arus kendaraan.
Beberapa ruas tol utama yang melewati Tangerang antara lain:
Dengan banyaknya ruas tol ini, Tangerang punya banyak sekali pintu tol (gerbang tol) yang tersebar di berbagai titik strategis.
Berikut daftar lengkap pintu tol Tangerang terdekat yang bisa kamu gunakan tergantung lokasi dan arah perjalanan.
Salah satu pintu tol paling terkenal di Tangerang. Lokasinya ada di jalur Tol Jakarta–Tangerang, tepat di perbatasan dengan Jakarta Barat. Gerbang ini sering digunakan oleh masyarakat yang tinggal di Ciledug, Karang Tengah, dan Cipondoh.
Kedua arah ini sangat strategis, terutama untuk para pekerja yang setiap hari bolak-balik Jakarta–Tangerang. Namun, karena menjadi salah satu pintu tersibuk, kemacetan sering terjadi di jam berangkat dan pulang kerja.
Gerbang Tol Tangerang terletak di KM 25 Tol Jakarta–Merak dan menjadi akses utama menuju pusat Kota Tangerang. Lokasinya dekat dengan kawasan perumahan dan kawasan industri seperti Batuceper dan Cimone.
Dari gerbang ini, kamu bisa langsung masuk ke kota tanpa harus melewati banyak simpang. Biasanya digunakan oleh pengendara dari arah Jakarta yang ingin keluar di wilayah tengah Tangerang.
Cikupa adalah gerbang penting di bagian barat Tangerang. Pintu tol ini merupakan titik keluar utama bagi kendaraan menuju kawasan industri Balaraja, Bitung, dan Pasar Kemis.
Bagi kendaraan besar seperti truk logistik, Cikupa adalah gerbang tol yang sering digunakan karena dekat dengan jalur distribusi menuju Serang dan Merak.
Bitung menjadi gerbang tol strategis lainnya di jalur barat Tangerang. Letaknya tidak jauh dari Cikupa dan melayani akses ke kawasan pergudangan serta jalur menuju Balaraja dan Tigaraksa.
Banyak kendaraan logistik keluar di Bitung karena lokasinya berdekatan dengan kawasan industri besar. Selain itu, bagi pengendara pribadi, gerbang ini juga bisa menjadi alternatif keluar sebelum Cikupa untuk menghindari kemacetan.
Kalau kamu tinggal di kawasan elit Alam Sutera, BSD, atau Gading Serpong, pintu tol ini pasti tidak asing. Gerbang Tol Alam Sutera berada di ruas Tol Jakarta–Tangerang, sekitar KM 9.
Karena lokasinya di kawasan padat, pintu tol ini punya lalu lintas tinggi terutama di akhir pekan dan jam pulang kantor.
Gerbang Tol Karawaci melayani akses ke kawasan pendidikan dan hunian besar seperti Universitas Pelita Harapan (UPH) dan Lippo Karawaci. Letaknya di antara KM 13 dan KM 15 Tol Jakarta–Tangerang.
Fasilitas di sekitar pintu tol ini sangat lengkap — ada rumah sakit, kampus, mal, hingga perkantoran. Banyak warga Tangerang yang menggunakan pintu tol ini untuk ke arah Jakarta karena aksesnya cepat dan mudah.
Kunciran merupakan simpul penting yang menghubungkan beberapa ruas tol sekaligus: Tol Kunciran–Serpong, Tol Kunciran–Cengkareng, dan Tol Jakarta–Tangerang.
Dengan kata lain, gerbang tol ini bisa dibilang gerbang penghubung utama di jaringan tol Tangerang.
Dari sini kamu bisa menuju:
Gerbang ini cocok bagi kamu yang sering berpindah jalur antar tol tanpa harus keluar ke jalan arteri.
Untuk wilayah Tangerang Selatan, Gerbang Tol BSD adalah akses utama. Pintu ini terhubung dengan Tol Jakarta–Serpong dan digunakan untuk perjalanan menuju Jakarta atau sebaliknya.
Letaknya di dekat kawasan perumahan dan perkantoran BSD City. Banyak pekerja dari kawasan ini yang menggunakan tol ini setiap hari. Aksesnya juga langsung tersambung ke Tol JORR dan Tol Kunciran–Serpong.
Dua pintu tol ini melayani kawasan Serpong bagian tengah dan selatan. Lokasinya tidak terlalu jauh satu sama lain dan menjadi penghubung utama ke wilayah Pamulang, Cisauk, dan Parung.
Dari pintu tol Serpong, kamu bisa melanjutkan perjalanan ke berbagai arah:
Ruas ini juga sedang dikembangkan agar bisa menjadi jalur lingkar luar (JORR II) yang memudahkan mobilitas antar wilayah tanpa harus melewati Jakarta.
Bagi kamu yang berada di ujung barat Tangerang, gerbang ini jadi akses utama keluar dari Tol Jakarta–Merak.
Dua gerbang ini biasanya ramai oleh kendaraan besar dan bus antarprovinsi. Karena itu, waktu terbaik untuk melintas di sini adalah di luar jam sibuk truk, seperti pagi hari atau malam.
Salah satu alasan utama kenapa orang mencari pintu tol terdekat di Tangerang adalah untuk menuju Bandara Soekarno-Hatta. Ada beberapa akses tol yang bisa kamu gunakan:
Waktu tempuh rata-rata dari Alam Sutera ke Bandara sekitar 25–30 menit di luar jam sibuk.
Tangerang adalah salah satu daerah dengan akses tol paling banyak di Indonesia. Dari Karang Tengah, Alam Sutera, BSD, Kunciran, hingga Balaraja — semuanya punya pintu tol yang bisa disesuaikan dengan rute perjalananmu.
Mengetahui pintu tol Tangerang terdekat bukan cuma soal menghemat waktu, tapi juga membuat perjalanan lebih efisien dan aman. Baik kamu mau ke Jakarta, Bandara Soekarno-Hatta, atau ke arah Banten dan Merak, selalu pastikan rute dan kondisi tol sebelum berangkat.
Dengan begitu, kamu bisa menikmati perjalanan tanpa stres, karena sudah tahu di mana harus masuk dan keluar tol sesuai kebutuhan.